Menghitung Satuan Panjang : KM-HM-DAM-M-DM-CM-MM

Menghitung Satuan Panjang : KM-HM-DAM-M-DM-CM-MM

Diposting pada

Carasatu.web.id – Satuan panjang yang paling umum digunakan adalah Kilometer (km), Hektometer (hm), Dekameter(dam), Meter (m), Desimeter (m),Centimeter (cm) dan Milimeter (mm). Bagaimana menghitung km, hm, dam, m, dm, cm dan mm dalam perhitungan satuan panjang, luas dan volume?

Dalam kehidupan sehari-hari satuan panjang yang sering digunakan adalah meter, centimeter dan milimeter. Penggunaan satuan panjang dalam kegiatan sehari hari biasanya untuk mengukur sawah, mengukur jarak, mengukur baju dan lain sebagainya.

Sebelum merubah satua panjang dari satuan satu ke satuan panjang lainnya sebaiknya pahami dulu satun panjang itu apa, meter itu apa dan lainnya.

Pengertian Satuan Panjang

Satuan panjang adalah satuan yang berupa titik-titik diskrit dalam suatu garis linear dengan jarak antar titik memiliki interval yang sama.

Dalam Satuan International (SI), satuan yang digunakan untuk mengukur panjang adalah meter (m). Sedangkan satuan panjang dalam sistem CGS yang sering digunakan adalah Centimeter (cm).

1 meter (m)adalah jarak yang ditempuh cahaya pada ruang hampa selama 1/299792458 detik.

Hubungan KM-HM-DAM-M-DM-CM-MM

Sealain ukuran panjang yang sering digunakan yaitu meter dan centimeter ada lagi satuan panjang lainnya yang sering juga digunakan terutama untuk satuan jarak yaitu kilometer. Ada juga militer untuk ukuran yang lebih kecil, misal tebal kaca.

Selain itu juga ada ukuran panjang yang jarang digunakan atau kuran familiar digunakan seperti hektometer, dekameter dan desimeter.

Ternyata ada hubungan KM-HM-DAM-M-DM-CM dan MM sebagai satuan panjang baik yang digunakan secara internasional maupun lokal di Indonesia.

Untuk merubah satun dari 1 kilometer (km) berapa Hektometer(hm), Dekameter(dam), Meter (m), Desimeter (m),Centimeter (cm) dan Milimeter (mm) atau sebaliknya, Anda bisa melihatnya pada tangga satuan panjang dibawah ini.

Tangga Satuan Panjang

Tangga satuan panjang
Cara Membaca Tangga Satuan Panjang

Dari tangga satuan panjang di atas cara membacanya adalah sebagai berikut

>Jika arah bacanya menurun dari atas ke bawah (misal merubah kilometer menjadi ukuran milimeter) maka setiap turun satu tangga dikalikan 10.

Contoh : 1 kilometer berapa milimeter?

Untuk merubah satuan kilometer (km) menjadi milimeter (mm) maka arah baca tangga satuan panjang adalah ke bawah, sehingga Anda harus mengalikan dengan 10 setiap turun satu tingkat.

1km = 10hm (1×10)

1km = 100dam (1 x 10 x 10)

1 km = 1000m (1 x 10 x 10 x 10)

1km = 10000dm (1 x 10 x 10 x 10 x 10)

1km = 100000cm (1 x 10 x 10 x 10 x 10 x 10)

1km = 1000000mm(1 x 10 x 10 x 10 x 10 x 10 x 10)

Ternyata dari kilometer (km) menjadi milimeter (mm) turun tangga sebanyak 6 tingkat, jadi 1 kilometer dikalikan 10 sebanyak 6 kali. Dengan kata lain di kalikan dengan 1 juta. Hasilnya bisa dilihat 1km = 1000000 mm.

>Jika arah bacanya naik dari bawah ke atas (misal merubah ukuran milimeter menjadi kilometer) maka setiap naik satu tangga dibagi dengan 10.

Contoh : 1000 milimeter berapa kilometer?

Untuk merubah milimeter menjadi kilometer ternyata arah baca tangga satuan panjang adalah ke atas, sehingga Anda harus membaginya dengan 10 setiap naik satu tingkat.

1000mm = 0,001km (1:10:10:10:10:10:10)

1000mm = 0,01 hm (1:10:10:10:10:10)

1000mm = 0,1 dam (1:10:10:10:10)

1000mm = 1 m (1000:10:10:10)

1000mm = 10 dm (1000:10:10)

1000mm = 100 cm (1000:10)

Jadi dari perhitungan di atas 1000 milimeter = 0,001 kilometer atau dengan kata lain 1000000 mm = 1 km.

Cara Menghitung Satuan Panjang

Menghitung satuan panjang prinsipnya menggunakan aturan pembacaan tangga satuan panjang di atas. Jika naik di bagi dengan 10 jika turun dikalikan dengan 10.

Penghitungan satuan panjang biasanya digunakan untuk menyamakan satuan ukuran yang digunakan agar hasilnya bisa benar dan sesuai.

Penyamaan satuan panjang bisanya digunakan saat melakukan pengukuran jarak, menghitung luas bangun datar atau mengitung volume bangun ruang.

Untuk lebih memahaminya sebaiknya Anda pelajari contoh soal di bawah ini

Contoh Soal Satuan Panjang

Satuan Panjang : KM-HM-DAM-M-DM-CM-MM
Merubah Meter Jadi Kilometer

1. Andi naik sepeda dari kota K menunju kota M dengan 1 kali istirahat yaitu di kota L. Jarak dari kota K ke kota L adalah 10 kilometer sedangkan dari kota L ke kota M berjarak 4500 meter. Berapa kilometer jarak yang ditempuh oleh Andi dari kota K ke kota M?

Penyelesaian soal 1

Diketahui : jarak kota K-L = 10km, jarak kota L-M =4500m, Ditanya jarak kota K-M?

Jawaban:
Untuk menjawab soal nomor 1 berarti Anda harus merubah meter menjadi kilometer. Kenapa bukan menjadi meter semua? karena yang ditanyakan adalah jarak dalam kilometer sehingga nanti lebih cepat dalam menghitungnya.

Jika dipaksakan merubah ke meter, bisa saja dilakukan namun prosesnya lebih panjang karena merubah dulu ke meter terus merubah lagi ke kilometer. Untuk itu lebih baik Anda merubahnya ke kilometer.

Dari soal tersebut jarak kota K ke kota L sudah dalam satun kilometer jadi Anda tidak perlu merubahnya ke kilometer. Anda hanya perlu merubah ke kilometer untuk jarak dari kota L ke kota M.

Jarak Kota L ke kota M adalah 4500 meter, jadi untuk merubahnya ke kilometer Anda harus naik tanggga satuan panjang (arah bacanya ke atas). Karena arah bacanya tangga satuan panjang ke atas maka dibagi dengan 10.

4500m = 450dam (4500:10)

4500m = 45hm (4500:10:10)

4500m = 4,5km (4500:10:10:10)

Dengann demikian diperoleh jarak jarak kota L ke kota M dalam km sejauh 4,5km.

jadi jarak kota K ke kota M adalah jarak kota K ke kota L ditambah jarak kota L ke kota M

Jarak K-M = jarak kota K ke L + jarak kota L ke M

Jarak K-M = 10km + 4,5km

Jarak K-M = 14,5km

catatan : untuk operasi penjumlahan, pengurangan dan pembagian dalam satuan panjang jika satuannya belum sama maka samakan dahulu baru melakukan operasi perhitungan.

2. Bapak Andri akan menjual tanah dengan lebar 120 meter dan panjang 150 meter. Berapa luas tanah Pak Andri yang akan dijual?

Penyelesaian soal 2

Diketahui : lebar : 120 meter, panjang 150 meter, ditanyakan luas tanah?

Jawaban : Dari soal nomor 2 ukuran panjang dan lebar yang digunakan sudah dalam satuan yang sama yaitu meter. Maka untuk menghitung luas tanah Pak Andri tidak perlu merubah satuan panjang yang ada.

Luas = Panjang x Lebar

Luas = 150 x 120

Luas = 18000 meter persegi

jadi luas tanah pak Andri yang akan dijual memiliki luas 18000 meter persegi.

baca : Cara Menghitung Luas Bangun Datar

Merubah Meter Jadi Centimeter

3. Barapa volume air bak mandi Bu Ifah yang memilki panjang 1 meter, tinggi 80cm dan lebar 50 centimeter?

Penyelesain soal 3

Diketahui : panjang 1 meter, lebar 50 centimeter dan tinggi 80 centimeter. Ditanya volume air?

Dari ukuran panjang yang digunakan maka sebaikanya merubahnya menjadi centimeter sebab centimter lebih banayak digunakan yaitu pada ukuran tinggi dan lebar.

Untuk itu Anda perlu merubah ukuran pannjangnya saja yaitu merubahnya ke cm.

1 meter = 100 centimeter (1 x 10 x 10)

Volume = Panjang x Lebar x Tinggi

volume = 100 X 50 X 80

Volume = 400000 centimeter kubik

Jadi volume air bak mandi Bu Ifah adalah 400.000cm kubik atau 400 liter (1 desimeter kubik = 1 liter)

Demikian penggunaan satuan panjang dalam kehidup sehari-hari. Semoga berguna.

Baca juga : Cara Menghitung Volume dan Luas Permukaan Bangun Datar

Facebook :  Carasatu