Carasatu.web.id – Oke, sebelum masuk ke matematika bangunan yang kadang bikin kepala pusing, mari kita mulai dengan yang simpel dulu. Menghitung luas bangunan 2 lantai itu sebenarnya hanya soal ketelitian dan tahu rumusnya aja. Jadi jangan keburu stres, bayangin kamu lagi main puzzle tapi ini bentuknya rumah impian kamu. Luas bangunan 2 lantai itu sederhananya jumlah luas lantai 1 plus luas lantai 2, dan seterusnya kalau bangunannya lebih dari 2 lantai. Gampang kan?
Lantai pertama itu biasanya denahnya sudah jelas, tinggal ukur panjang dan lebar. Rumusnya basic banget, yaitu panjang kali lebar (L = P x L). Nah, lantai kedua kadang ukurannya bisa beda, bisa juga sama persis. Kalau sama ya tinggal kalikan aja luas lantai itu dengan 2. Kalau beda, ya hitung sendiri masing-masing dan dijumlah. Tapi ada juga yang suka bingung karena ada tambahan teras, balkon, atau ruang terbuka di lantai atas yang nggak masuk hitungan penuh, itu nanti kita ulik juga. Jadi sabar dan terus baca ya, ada bonus gambar biar makin gampang kebayang!
Menghitung Luas Bangunan 2 Lantai dengan Rumus Dasar
Dasar dari semua penghitungan luas bangunan adalah pengukuran yang tepat. Bayangin kamu lagi foto selfie, kalo cerminnya jelek hasilnya juga nggak kece. Nah, ukuran panjang dan lebar bangunan harus diambil dengan meteran yang nggak abal-abal, jangan sampai ada selisih yang bikin luasnya nge-lokomotif ke atas.
Untuk lantai 1, ukur panjang dan lebar bangunan, lalu kalikan. Misalnya rumah kamu panjang 10 meter dan lebar 8 meter, maka luasnya 80 m². Untuk lantai 2, lakukan hal yang sama. Kalau lantai 2 punya ukuran yang sama, berarti tinggal kalikan saja luas lantai 1 dengan 2, sehingga total luas bangunan = 80 m² x 2 = 160 m². Tapi ingat, kalau ada tambahan ruang atau balkon di lantai 2 yang ukurannya beda, kamu harus hitung terpisah berdasarkan luas area masing-masing (kalau balkon biasanya dihitung 50% luas loh, bukan 100%).
Nah, rumus dasarnya:
Luas Total=Luas Lantai 1+Luas Lantai 2
Ini cara gampang tapi harus jeli. Kalau ada ruangan yang dindingnya kurang dari 1,20 meter tingginya, luasnya dihitung setengah saja karena fungsinya nggak full ruang tertutup.
Cara Menghitung Luas Bangunan 2 Lantai dengan Denah Kompleks
Kalau rumah kamu bentuknya bukan persegi panjang biasa, misalnya ada sudut-sudut miring atau ruangan yang bentuknya segitiga atau tidak beraturan, kamu harus sedikit kreativitas dan teknik menghitung beda.
Sumber gambar: Scribd
Triknya adalah bagi denah menjadi beberapa bagian bentuk sederhana: persegi, persegi panjang, segitiga, atau bahkan lingkaran. Lalu hitung masing-masing luas bagian tersebut dengan rumusnya:
- Persegi panjang : panjang x lebar
- Segitiga : ½ x alas x tinggi
- Lingkaran : π x jari-jari²
Setelah masing-masing luas bagian dihitung, baru dijumlah jadi satu luas lengkap lantai itu. Kalau lantainya ada 2, ulangi proses ini untuk lantai kedua. Ini memang agak ribet, tapi software AutoCAD atau aplikasi desain rumah bisa bantu otomatis kalau kamu nggak mau repot. Hasilnya? Akurat dan gak perlu pusing ngitung lagi beberapa kali.
Tips Praktis Agar Menghitung Luas Bangunan 2 Lantai Nggak Ngaco
Biar perhitunganmu ngga ngambang kayak asap rokok, ada beberapa tips penting:
- Ukur dengan meteran yang handal, jangan asal-asalan. Ukur dua kali biar pasti.
- Pertimbangkan ketebalan dinding dalam penghitungan, kadang bikin total luas beda signifikan.
- Hitung luas setiap ruangan yang berbatasan dengan dinding sampai batas tembok paling luar.
Saat menentukan bagian seperti balkon, teras, atau atap, biasanya dihitung persentase luasnya, misalnya balkon dihitung 50%, bukan penuh.
Dengan tips ini, kamu bisa dapat perhitungan nggak cuma akurat, tapi juga realistis buat semua keperluan: jual beli rumah, izin bangunan, atau sekedar tahu ukuran dana buat renovasi.
Menghitung luas bangunan 2 lantai itu sebenernya gak serumit yang kamu bayangkan. Kuncinya adalah ketelitian dalam mengukur, paham cara menggunakan rumus dasar, dan memahami fungsi tiap area bangunan. Dengan cara ini, kamu gak cuma tahu berapa luas rumah impianmu secara akurat, tapi juga siap menghadapi berbagai kebutuhan administratif atau renovasi tanpa drama.
Jadi, mulai sekarang jangan takut ngukur dan hitung-hitung bangunan sendiri ya, karena rumah itu investasi hidup, bukan sekedar pajangan. Selamat mencoba dan semoga hitungannya akurat nggak nyesel!
FAQ : Pertanyaan yang Sering Muncul
Q1: Apakah luas bangunan 2 lantai termasuk luas atap?
Luas bangunan biasanya dihitung dari lantai dasar sampai lantai atas (total lantai), atap tidak dihitung karena hanya penutup bangunan.
Q2: Bagaimana menghitung luas bangunan jika ada teras atau balkon?
Teras dan balkon biasanya dihitung 50% dari luas area karena fungsi dan keterbukaannya.
Q3: Apakah luas dinding juga dihitung dalam luas bangunan?
Luas dinding tidak dihitung dalam hitungan luas bangunan, hanya luas lantai yang dihitung.




